Kamis, 05 November 2015

Konfigurasi Access Point

Konfigurasi Access Point Linksys



Access Point, digunakan untuk melakukan pengaturan lalu lintas jaringan dari mobile radio ke jaringan kabel atau dari backbone jaringan wireless client/server. Biasanya berbentuk  kotak  kecil dengan 1 atau 2 antena kecil. Tipe access point yang digunakan kemarin adalah linksys WAP54G.




Reset Pada bagian belakang linksys, trdapat beberapa cookan yaitu sebagai brikut :Reset Button untuk mereset konfigurasi (dengan cara ditekan  selama 15-20 detik sampai lampu di bagian depan berkedip, LAN Port adalah colokan untuk kabel UTP yang akan dihubungkan dengan komputer kita untuk melakukan konfigurasi (gunakan kabel tipe Straight) dan Power untuk adaptor. 

Setelah mengetahui bentuk fisik linksys, sekarang mari kita lihat bagaimana cara                                 mengkonfigurasikan wireless access point pada komputer.
·        Sambungkan terlebih dahulu Power Adapter Access Point ke dalam terminal listrik, dan hubungkan ke Access Point agar Access Point dapat menyala.
·       Pastikan pengaturan access point ke pengaturan awal, caranya yaitu dengan menekan reset button menggunakan jarum, pulpen atau lainnya yang bisa masuk kedalam reset buton tersebut. Tekan selama kurang lebih 10-20 detik sampai lampu power di bagian depan mati dan kemudian menyala lagi
·        Sambungkan access point ke komputer/ laptop menggunakan kabel straight.
·         Rubah IP komputer/laptop menjadi (lihat gambar dibawah). Perlu diketahui, IP access point tipe ini adalah 192.168.1.245, nah maka dari itu IP yang digunakan pada komputer tidak boleh sama dengan IP access pointnya.



Setelah linksys dihubungkan dan siap untuk digunakan, maka mari kita buka browser dan ketikan alamat IP default dari linksys (192.168.1.245), maka akan muncul tampilan login dimana kita hanya perlu mengetikan password (password:admin). Jika login berhasil, akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini. . Pada halaman ini terdapat empat menu utama yaitu Setup, Wireless, Administration, dan Status. Di dalam setu  terdapat dua sub menu lagi, yaitu Network Setup dan AP Mode.Didalam Network Setup terdapat nama, model, tipe dan konfigurasi IP, subnet mask dan default gateway dari akses poin yang kita gunakan.




Setelah itu, kita masuk ke tab Wireless, dan di sana ada bagian Mode yang bisa kita pilih untuk menentukan wireless tipe apa yang bisa terhubung dengan access point ini (mixed untuk keduanya), Network Name (SSID) yang bisa kita isi dengan nama jaringan kita, dan Channel untuk menentukan frekuensi bilamana dalam 1 ruangan terdapat lebih dari 1 AP, maka channel tiap-tiap AP harus dibedakan supaya tidak terjadi bentrokan sinyal. Ini contohnya sebagai berikut:

Pada sub menu Wireless Security, terdapat Security Mode, Encryption, Passphare dan Key Renewal. Di Security Mode, terdapat beberapa pilihan security, yaitu WEP, WPA-Personal, WPA2-Personal, WPA2-mixed, WPA enterprise, Radius. Disini kita pilih WPA2-mixed karena kemanannya lebih terjamin.



Pada WPA-Personal akan muncul tampilan seperti gambar di bawah. Pilih metode encripsinya. Lalu isi Passphrase sesuai keinginan, bisa juga seting pembaruan key dalam satuan detik.



Setelah itu, kita ke bagian sub-tab Wireless MAC Filter.


Jika memilih sub menu Wireless MAC filter, kita dapat melakukan filter terhadap  alamat fisik suatu perangkat yang akan terhubung dengan Access Point kita. Terdapat keterangan apakah ingin mengaktifkan filter atau tidak, jika ingin mengaktifkan filter ada dua pilihan yang bisa dipakai, yaitu Prevent  =  menolak device dengan MAC address tertentu agar tidak bisa terhubung. Permit    =  hanya mengijinkan device dengan MAC address tertentu yang bisa terhubung




Pada kolom-kolom tersebut kita dapat mengisi MAC Address dari PC yang bersangkutan dengan format yang telah ditentukan (xxxxxxxxxxxx). Ingat! Setelah mengubah settingan, jangan lupa klik save.Selanjutnya secara opsional kita bisa masuk ke bagian administrator untuk mengubah settingan admin seperti password, log, dll.



Lalu, di bagian tab Status, terdapat informasi pengaturan yang telah dibuat.



Konfigurasi access point linksys telah selesai, Beberapa saat kemudian kita dapat melihat Access Point tersebut pada jaringan wi-fi pada laptop. Jika sudah dikonfigurasi, kita bisa mecabut kabel UTP nya.

Referensi :

Modul Praktikum Wireless Networking 2015

Sabtu, 08 Agustus 2015

Etika Guru

Etika Guru

Deskripsi diri :

Saya akan mendeskripsikan diri saya, nama saya Anisa Andriani. Saya lahir di Serang, 18 Mei 1995. Saya orangnya suka berteman, saya tidak bisa hidup tanpa seorang teman. Kalau kata teman-teman saya, saya itu orangnya humoris, gampang diajak bercanda ya tapi selama bercandanya ada batasannya saya suka. Bisa dikatakan saya adalah orang yang moody an, agak boros, suka gampang menyerah, gampang down, ceroboh, gugup an, tidak percaya diri, masih suka manja dan saya tidak suka dengan sifat saya yang itu. Saya orangnya bawel, berisik, gabisa diam, dan suka bikin orang kesal.

Sekarang saya sedang menjadi mahasiswa semester 5 jurusan Pendidikan Ilmu Komputer di Universitas Pendidikan Indonesia. Saya pergi merantau dari Serang ke Bandung demi belajar yang baik untuk menggapai cita- cita saya menjadi seorang Pendidik yang baik. Menjadi seorang Guru/Dosen adalah cita-cita saya semenjak kecil karena pada dasarnya Ibu saya adalah seorang guru. “Menjadi guru itu adalah pekerjaan mulia, membagi ilmu itu tidak akan rugi malah nantinya menjadi berkah”. Itulah kata-kata Ibu saya yang membuat saya ingin menjadi guru. Guru adalah seseorang yang memiliki tugas sebagai fasilitator agar siswa dapat belajar dan mengembangkan potensi dasar dan kemampuannya secara optimal, melalui lembaga pendidikan sekolah, baik yang didirikan oleh Pemerintah maupun oleh masyarakat atau swasta. Saya ingin memiliki pekerjaan yang tidak hanya menghasilkan uang tetapi memberikan manfaat juga bagi orang-orang. Saya ingin menjadi guru teladan dan dapat menjadi contoh yang baik untuk anak didik saya kelak. Sikap guru yang ingin saya miliki yaitu :


1. Mempunyai Akidah Akhlak dan perilaku yang baik
Guru yang mempunyai akidah yang bersih dari hal-hal yang bertentangan dengannya. Senantiasa merasa diawasi oleh Allah swt. Saya ingin menjadi guru harus berakhlak mulia, berkelakuan baik, dan menjauhi hal-hal yang bertentangan dengan hal itu, baik di dalam maupun di luar kelas. Mampu mengatur waktu dengan baik. Guru yang menjadi teladan siswa-siswa dalam segala perkataan, perbuatan dan prilaku. Guru harus selalu jujur, adil, berkata yang baik, dan memberi nasihat serta pengarahan kepada anak didik.
2. Profesonal
Profesi guru adalah profesi yang sangat mulia. Saya ingin dapat menguasai materi pelajaran dengan matang melebihi siswa-siswanya dan mampu memberikan pemahaman kepada mereka secara baik. Mejadi guru harus menguasai cara-cara mengajar dan menjelaskan. 
3. Sabar
Tidak mudah emosi, bisa selalu sabar dengan semua perilaku yang anak murid lakukan. 
    4. Menjadi Orang tua
Menjadi orang tua kedua bagi siswa dan siap menghadapi kemanjaan dan kenakalan mereka, seperti menghadapi anak kandung sendiri.
5. Fokus
Bisa mengatur waktu untuk memberikan pengajaran dan pemahaman. Tidak melakukan pekerjaan guru sebagai sambilan atau formalitas, karena hasilnya tidak akan maksimal.dengan fokus sebagi kita bisa lebih tertuju dan tertarget.
6. Sisipkan Humor
Semua orang suka humor. Banyak sekali guru yang disenangi murid karena suka berkelakar. Menyelipkan humor dapat menghilangkan ketegangan dan rasa kantuk. dan tidak ada kecanggungan atau ketegangan yang membuat suasana belajar susah di serap.
7. Kreatif
Guru yang baik memiliki kreativitas dalam menyampaikan ide, memberi penjelasan, menggunakan alat bantu, dan memberi motivasi.kepada setiap murid yang dia ajar.
    8. Berkomunikasi dengan semua
Berkomunikasi dengan anak didik itu sangat penting karena dari sinilah seorang guru dapat mengetahui karakter mereka. Dengan orang tua siswa juga perlu adanya komunikasi dua arah agar proses belajar mengajar dapat berjalan dengan lancar. 
9. Memiliki sistem belajar yag tepat
Sebagai seorang guru yang menjadi cerminan anak didik, guru harus bisa memberi sistem belajar atau ide-ide yang bagus agar anak didik tidak merasa bosan dengan cara pembelajaran yang selalu mereka lihat begitu-begitu saja. 
10. Lembut dan Hangat
Semua bentuk interaksi guru dengan siswa haruslah dilandasi dengan kasih sayang dan kelembutan. 


Referensi :

-Perkuliahan Etika Profesi Budi Laksono Putro budi.staf.upi.edu

Rabu, 05 Agustus 2015

Tujuan Terbesar dalam Hidupku

Tujuan Terbesar dalam Hidupku
1.
Cita-cita : Dosen
Asal diri : Sedikit pemalas, Moody an, tidak percaya diri, terlalu gugup, kurang berani berbicara didepan banyak orang, masih kekanak-kanakan, kurang bisa memanage waktu.
Tujuan : Menjadi orang yang rajin, menjadi seseorang yang percaya diri, dapat mengatasi permasalahan dalam hidup secara dewasa, tidak mudah gugup, berani berbicara di depan orang banyak.
Masalah yang akan dihadapi : akan banyak berbicara didepan orang banyak, akan menjadi pendidik bagi peserta didik, akan diajukan banyak pertanyaan oleh peserta didik.
Cara merubah perilaku dan cara mengendalikan masalah : merubah sifat pemalas menjadi rajin secara perlahan banyak berlatih berbicara di depan umum agar nantinya tidak gugup lagi, belajar mengajarkan suatu materi perkuliahan agar nantinya terbiasa mengajar dan peserta didik dapat mengerti apa yang kita ajarkan, belajar menjadi seseorang yang percaya diri namun tidak menjadi sombong  

2.
Cita-cita : Pengusaha (Pemilik Cafe, Pemilik penyewaan GOR)
Asal diri : Boros, lebih mudah menyerah, sering down bila mendapat masalah, belum bisa menyelesaikan masalah dengan sikap yang dewasa, kurang bisa memanage uang.
Tujuan : menjadi orang yang bisa menabung, tidak boros, ingin bisa menghasilkan uang sendiri, menyelesaikan masalah yang akan dihadapi dengan sikap yang dewasa, ingin bisa tabah bila menghadapi masalah dan bisa bangkit lagi.
Masalah yang akan dihadapi : Banyaknya pesaing Cafe, Banyaknya pesaing di dunia penyewaan GOR, pengorganisasian dan pembukuan keuangan cafe, kebangkrutan.
Cara merubah perilaku dan cara mengendalikan masalah : Lebih banyak belajar agar menjadi seseorang yang kreatif untuk menghasilkan suatu tema cafe yang berbeda dengan yang lain, belajar agar bisa mengorganisasikan keuangan cafe agar tertata, mengendalikan pengeluaran dan pemasukan agar menghindari terjadinya kebangkrutan.


Referensi :
Perkuliahan Kewirausahaan Budi Laksono Putro budi.staf.upi.edu

Rabu, 06 Mei 2015

Latihan Praktikum 8 & 9

LINUX FILE PERMISSION



Melihat Hak Akses File

Anda dapat melihat hak akses dari file dengan melihat daftar direktori dengan mengetikkan perintah ls -l . Hasil dari perintah tadi akan tampil seperti ini :













Apa output dari ls-l artinya? Kolom pertama, salah satu yang terlihat seperti sekelompok omong kosong, menunjukkan jenis file dan perizinan. Kolom kedua menunjukkan jumlah link (entri direktori yang merujuk ke file), yang ketiga menunjukkan pemilik file, dan yang keempat menunjukkan kelompok pemilik file. Kolom lain menunjukkan ukuran file dalam byte, tanggal dan waktu modifikasi terakhir, dan nama file.

Karakter pertama menunjukkan :
 d = directory
 - = regular file
 l = symbolic link
 s = Unix domain socket
 p = named pipe
 c = character device file
 b = block device file
Lalu, 9 karakter berikutnya menyatakan perizinan. Dibagi menjadi 3 grup, tiap grup 3 karakter mewakili: read, write, dan execute. Karakter tersebut mudah untuk diingat, diantaranya :
 r = read permission


w = write permission
x = execute permission
- = no permission

Mengatur Hak Akses

Mode simbolik cukup mudah diingat. Pertama, Anda memutuskan apakah Anda mengatur hak akses bagi pengguna (u), kelompok (g), lainnya (o), atau ketiganya (a). Kemudian, Anda menambahkan izin (+), hapus (-), atau menghapus izin sebelumnya dan menambahkan yang baru (=). Selanjutnya, Anda memutuskan apakah Anda mengatur izin read (r), write (w), atau execute (x). Terakhir, Anda akan memberitahu chmod, hak akses file mana yang ingin Anda ubah.

Menghapus semua hak akses tetapi menambahkan izin write untuk semua orang :

$ chmod a=r contohfile
Setelah perintah, izin file itu akan menjadi -r--r--
r-- $ chmod g+x contohfile
Setelah perintah, izin file itu akan menjadi -r--r-xr-- 
$ chmod u+wx contohfile

Setelah perintah, izin file itu akan menjadi -rwxr-





















xr-- $ chmod ug-x contohfile
Setelah perintah, izin file itu akan menjadi -rw-r—r—


Cara untuk mengubah kepemilikan file & Direktori
Pemilik sebuah file atau direktori dapat diganti menjadi milik user yang lain. Untuk mengganti digunakan perintah chown. Berikut adalah cara penulisannya :

chown option pemilik_baru nama_file/direktori


Untuk melihat kepemilikan suatu file dan group, gunakan perintah ls dengan option -l

Contoh output dari perintah tersebut

-rw-rw-rw- 1 azizah azizah 0 Jan 23 05:32 contohfile

Terlihat nama azizah yang pertama adalah pemilik file dan nama azizah yang kedua adalah nama groupnya. Secara default nama group sama seperti nama pemilik file.

Untuk mengubah kepemilikan file contohfile dengan user lain, kita bisa mengetikkan:

chown aku contohfile


Perintah tersebut mengubah kepemilikan contohfile menjadi milik user aku bukan lagi user azizah. Untuk melihat perubahannya lihat kembali detailnya dengan menggunakan perintah.


Salah satu option yang ada di chown adalah –R. Option –R ini mengubah permission semua file yang ada dalam subdirektori dalam direktori yang sedang aktif. Option –R bekerja secara rekursif,option tersebut mengubah kepemilikan semua objek yang ada dalam direktori bukan hanya kepemilikan direktorinya saja. Contoh penggunaannya:

chown -R aku work


Manajemen Sekuriti dan File System

Tipe-tipe User di Linux

Linux memiliki dua tipe user yang penting untuk diketahui. Kedua user itu adalah user biasa dan user root.

User Root : User yang memiliki hak sebagi administrator, biasa juga disebut “super user”. User root yang akan mengelola dan mengkonfigurasi komputer.

User Biasa : User yang tidak memiliki hak akses sebagai administrator. User ini digunakan untuk melakukan kegiatan sehari-hari itu misalnya mengetik, browsing internet dan kegiatan lain yang tidak membutuhkan hak root.
 Selain itu masih ada juga user system, misalnya bin dan nobody. User-user ini dibuat otomatis saat kita menginstall Linux.
 Kita langsung mempelajari perintah-perintah yang berhubungan dengan pembuatan user dan group.

adduser atau useradd

Perintah ini digunakan untuk membuat user baru. Perintah ini harus dijalankan melalui user root. Jika belum login sebagai root, bergantilah dari user biasa ke user root. 
# useradd nama_user_baru






# adduser nama_user_baru
















# passwd [nama_akun ]






Perintah ini juga digunakan jika kita ingin mengganti password yang sudah ada. Untuk mengganti password user lain unakan akun root. Maka nanti akan diminta untuk memasukkan password baru.

userdel
 Perintah ini digunakan untuk menghapus akun user yang ada di sistem. Format penulisannya:
# userdel –r [nama_akun]











groupadd

Perintah ini digunakan untuk membuat group. Group yang dimaksud disini adalah sekelompok user yang saling bergabung dan mempunyai ketentuan tersendiri di kelompoknya.
# groupadd nama_group_baru


























groupdel
 Group yang sudah ada ada tentu saja bisa dihapus dengan perintah groupdel. Cara penulisannya:




groupmod

Perintah ini digunakan untuk memodifikasi informasi nama dari group.

groupmod –n [nama_baru] [nama_lama]








melihat daftar group

cat /etc/group  







































Membuat file swap

Misalkan kita ingin membuat file swap bernama /swapfile sebesar 2GB (=2048MB):
#  dd if=/dev/zero of=/swapfiles bs=1M count=2048
mkswap /swapfiles 
















Setelah ini, setiap kali ingin mengginakan swap ini:

# swapon /swapfiles

Ceklah dengan perintah free, maka swap memori Anda akan bertambah 2GB.
Jika sudah tidak membutuhkan file swap ini, bisa dinonaktifkan dengan:
# swapoff /swapfiles





















Referensi :

Modul Praktikum SO 8 & 9